Pentingnya
Penggunaan Bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar
Yunus
Fandi Prasetyo
S1
Pendidikan Tata Boga Off B
FT
UM
Indonesia
adalah salah satu negara yang mempunyai bahasa dengan nama sendiri. Bahasa sendiri
adalah cerminan pribadi suatu bangsa. Suatu bangsa dipandang memiliki
kepribadian yang baik jika menggunakan bahasanya dengan baik, benar, dan penuh
keantunan, begitu pula sebaliknya.
bahasa
dapat menjadi senjata kekerasan secara verbal yang tewujud dalam tutur kata
seperti memaki, memfitnah, mengadu, menghina, menghasut dan lain sebagainya. Di
Indonesia penggunaan bahasa Indonesia yang belum memenui kaidah yang benar
sudah sangat ladzim dijumpai di bebagai kalangan teutama kalangan remaja.
Kalangan remaja kebanyakan sudah menggunakan bahasa yang modern atau bahasa
gaul. Bahasa modern adalah bahasa baku yang dipelesetkan, padahal bahasa
Indonesia sudah dirancang sejak sumpah pemuda untuk mewujudkan visi dan misi
bangsa. Pada saat berkomunikasi menggunakan bahasa lisan maka harus dapat
memperhatikan penggunaan bahasa yang diucapkan sehingga tidak menimbulkan makna
ambigu (Mira dan Indah Wahyuni, 2018). Harusnya pemuda Indonesia lebih memperhatikan
kaidah penggunaan bahasa Indonesia karena dengan dipelesetkannya bahasa
Indonesia membuat orang tua menjadi tidak mengerti dan sulit berkomunikasi
dengan mereka.
Kurangnya
kecintaan pemuda terhadap bahasa Indonesia meupakan salah satu penyebab
lahirnya bahasa modern. Jika para remaja sudah mulai terbiasa menggunakan
bahasa modern, maka dalam keseharian berkomunikasi maupun penulisannya pun akan
salah. Kalau terus dibiarkan, maka lama kelamaan bahasa Indonesia akan mati dan
tidak digunakan dengan benar lagi. Oleh sebab itu, penerus generasi harus
membudidayakan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar baik dalam
bentuk lisan maupun tulis.
Munculnya
bahasa gaul sendiri sejak tahun 1970-an yang awalnyan digunakan untuk
berkomunikasi para peman, bandar narkoba dan minuman keras. Banyak istilah
istilab baru yang diciptakan supaya orang awam atau orang lain diluar
konunitas. Karena sering digunakan di luar komunitasnya, lama kelamaan bahasa
modern dikenal oleh banyak orang dan menjadi bahasa sehari hari.
Sebuah
artikel di kompas yang ditulis Sahertian yang berjudul So What Gitu Loch…
(2006:15) menyatakan bahwa bahasa gaul atau bahasa prokem sebenarnya sudah ada
sejak 1970-an. Awalnya istilah dalam bahasa gaul hanya digunakan di dalam
kelompok tersebut saja.. Karena sering digunakan di luar kelompok, akhirnya
bahasa gaul banyak dimengerti oleh semua orang. Seiring berjalannya waktu, kombinasi
bahasa gaul semakin banyak dan rumit. Bahkan Bahkan tidak dapat diprediksi
kalimat mana yang akan menjadi bahasa gaul selanjutnya. Berdasarkan hasil
penelitian terdahulu, terdapat beberapa penelitian yang relevan dengan
penelitian ini, yaitu Pengkajian sematik
pada bahasa gaul, SondangManik(2014)
Seiring
berjalannya waktu semakin banyak pelesetan bahasa bermunculan. Dengan
bermunculannya bahasa tersebut, maka kebeadaan bahasa Indonesia akan terancam.
Perkembangan bahasa modern menyebabkan penurunan derajat dan punahnya bahasa
Indonesia. Maka dari itu, sebagai remaja generasi penerus wajib menjungjung
tinggi dan melestarikan bahasa persatuan Indonesia.